Jumat, 15 Juli 2011

Mendulang Rezeki dari Hobi

kadang sebuah hobi secara sengaja atau tidak,bisa mendatangkan rezeki atau bahkan pada akhirnya justru menjadi mata pencaharian untuk seseorang. Kita bisa lihat orang2 besar yang akhirnya sukses setelah menekuni hobinya,contohnya darwis triadi yang kini terkenal sebagai salah 1 maestro fotografi indonesia, atau anne avantie yang tersohor karena rancangan kebaya2nya yang indah.

Sebenarnya pekerjaan apapun jika dikerjakan dengan sepenuh hati tanpa beban pasti akan memperoleh kesuksesan. Hanya saja kadang seseorang hanya melakukan suatu pekerjaan sebatas untuk memperoleh penghasilan saja tanpa mau menyenangi pekerjaannya itu,berbeda dengan orang2 yang memulai karirnya dari hobi. Karena memang didasari oleh rasa cinta terhadap hobi,maka seberat apapun rintangan yang dihadapi dalam pekerjaannya justru akan terasa menyenangkan karena dianggap sebagai suatu tantangan yang dapat memotivasi semangatnya untuk lebih menyelami hobinya itu.

Bokap gue salah 1 contoh yang pernah menjadikan hobi fotografinya sebagai mata pencaharian walau pada akhirnya beliau memutuskan untuk melakukan pekerjaan formal di kantor. Saat ini gue juga sedang mengalami hal itu. Gue merasakan bagaimana hobi kristik gue bisa mendatangkan rezeki buat gue.

Semuanya berawal dari permintaan ade gue untuk membuatkan dia kristik yang bakal dijadikan kado anniversary pertama untuk pacarnya. Ade gue kemudian memamerkan kristik yang gue buat itu ke teman2 sekolahnya. Ga disangka ternyata teman2 ade gue juga tertarik dengan kristik itu. Mereka lantas minta dibuatkan juga dan beberapa ada yang minta diajarkan bagaimana cara membuatnya. Akhirnya dari situ pundi2 rezeki berdatangan kepada gue.

Gue sendiri tidak menganggap ini sebagai mata pencaharian, hanya sebatas hobi yang kebetulan mendatangkan rezeki. Sebenarnya ini bisa dikembangkan jadi peluang bisnis. Tapi karena gue tidak punya bakat bisnis dan juga keterbatasan kemampuan mata gue, maka gue hanya akan terus menjalani ini sebatas hobi saja.

Apapun pekerjaan yang akan (atau sudah) kita tekuni toh kembali kepada pilihan kita masing2. Apakah akan mengembangkan yang dari sekedar bakat atau hobi menjadi karir, atau menjalani pekerjaan diluar hobi yang kita senangi. Apapun pilihannya akan lebih baik jika kita bisa menganggap pekerjaan itu bagian menyenangkan dari hidup kita, sehingga jika suatu saat kita dihadapkan pada 1 rintangan berat, maka kita tidak akan menjadi terbebani karena pekerjaan kita itu.

2 komentar:

Nur Cholikul Anwar, A.Md., S.T. mengatakan...

Hobi gw IT, dan sekarang jadi salah satu mata pencarian gw ^_^

Acha Enwe mengatakan...

congrats ya..pasti menyenangkan bisa punya pekerjaan yang jadi hobi lo..semoga gue kelak juga bisa menemukan pekerjaan yang sesuai dengan kesukaan gue..

Posting Komentar